Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Gulma adalah
tumbuhan yang kehadirannya tidak diinginkan pada lahan pertanian karena
menurunkan hasil yang bisa dicapai oleh tanaman produksi.
Batasan
gulma bersifat teknis dan plastis. Teknis, karena berkait dengan
proses produksi suatu tanaman pertanian. Keberadaan gulma menurunkan hasil
karena mengganggu pertumbuhan tanaman produksi melalui kompetisi. Plastis,
karena batasan ini tidak mengikat suatu spesies tumbuhan.
Pada tingkat tertentu, tanaman berguna dapat menjadi gulma. Sebaliknya,
tumbuhan yang biasanya dianggap gulma dapat pula dianggap tidak mengganggu.
Contoh, kedelai yang
tumbuh di sela-sela pertanaman monokultur jagung dapat
dianggap sebagai gulma, namun pada sistem tumpang sari keduanya
merupakan tanaman utama. Meskipun demikian, beberapa jenis tumbuhan dikenal
sebagai gulma utama, seperti teki dan alang-alang.
Ilmu
yang mempelajari gulma, perilakunya, dan pengendaliannya dikenal sebagai ilmu
gulma.
Gulma adalah sebagai tumbuhan yang tumbuh pada areal yang
tidak dikehendaki tumbuh pada areal pertanaman. Gulma secara langsung maupun
tidak langsung merugikan tanaman budidaya. Pengenalan suatu jenis gulma dapat
dilakukan dengan melihat keadaan morfologinya, habitatnya, dan bentuk
pertumbuhanya. Berdasarkan keadaan morfologinya, dikenal gulma rerumputan
(grasses), teki-tekian (sedges), dan berdaun lebar (board leaf). Golongan gulma
rurumputan kebanyakan berasal dari famili gramineae (poaceae). Ukuran gulma
golongan rerumputan bervariasi, ada yang tegak, menjalar, hidup semusim, atau
tahunan. Batangnya disebut culms, terbagi menjadi ruas dengan buku-buku yang
terdapat antara ruas. Batang tumbuh bergantian pada dua buku pada setiap antara
ruas daun terdiri dari dua bagian yaitu pelepah daun dan helaian daun., contoh
gulama rerumputan Panicium repens, Eleusine indica, Axonopus compressus dan
masih banyak lagi. Golongan teki-tekian kebanykan berasal dari famili
Cyperaceae. Golongan ini dari penampakanya hampir mirip dengan golongan
rerumputan, bedanya terletak pada bentuk batangnya. Batang dari golongan
teki-tekian berbentuk segitiga. Selain itu golongan teki-tekian tidak memiliki
umbi atau akar ramping di dalam tanah.
Contoh golongan teki-tekian: Cyprus rotundus, Cyprus
compresus. Golongan gulma berdaun lebar antara lain: Mikania spp, Ageratum
conyzoides, Euparotum odorotum. Berdaarkan habita tunbuhanya, dikenal gulma
darat, dan gulma air. Gulma darat merupakan gulma yang hidu didarat, dapat
merupakan gulma yang hidup setahun, dua tahun, atau tahunan (tidak terbatas).
Penyebaranya dapat melalui biji atau dengan cara vegetatif. Contoh gulma darat
diantaranya Agerathum conyzoides, Digitaria spp, Imperata cylindrical,
Amaranthus spinosus. Gulma air merupakan gulama yang hidupnya berada di air.
Jenis gulma air dibedakan menjadi tiga, yaitu gulma air yang hidupnya terapung
dipermukaan air (Eichhorina crassipes, Silvinia) spp, gulma air yang tenggelam
di dalam air (Ceratophylium demersum), dan gulma air yang timbul ke permukaan
tumbuh dari dasar (Nymphae sp, Sagitaria spp).
Berbagai macam gulma dari anggota Dicotyledoneae termasuk dalam kelompok ini. Gulma ini
biasanya tumbuh pada akhir masa budidaya. Kompetisi terhadap tanaman utama
berupa kompetisi cahaya. Daun dibentuk pada meristem pucuk dan sangat sensitif terhadap
kemikalia. Terdapat stomata pada daun terutama pada permukaan
bawah, lebih banyak dijumpai. Terdapat tunas-tunas pada nodusa,
serta titik tumbuh terletak di cabang. Contoh gulma ini ceplukan (Physalis angulata L.), wedusan (Ageratum conyzoides L.), sembung
rambut (Mikania
michranta), dan putri malu(Mimosa pudica).
Hama
Adalah organisme yang dianggap merugikan dan tak
diinginkan dalam kegiatan sehari-hari manusia. Walaupun dapat digunakan untuk
semua organisme, dalam praktik istilah ini paling sering dipakai hanya kepada hewan.
Suatu hewan juga dapat disebut hama
jika menyebabkan kerusakan pada ekosistem alami atau menjadi agen penyebaran
penyakit dalam habitat manusia. Contohnya adalah organisme yang menjadi vektor penyakit
bagi manusia, seperti tikus dan lalat yang membawa berbagai wabah,
atau nyamuk yang menjadi vektor malaria.
Dalam pertanian,
hama adalah organisme pengganggu tanaman yang menimbulkan kerusakan secara
fisik, dan ke dalamnya praktis adalah semua hewan yang menyebabkan kerugian
dalam pertanian baik secara kualitas ataupun kuantitas.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar